Sejarah Singkat

Sejarah Singkat SMP Muhammadiyah 2 Surakarta

 

 

SMP Muhamammadiyah 2 Surakarta bermula dari Pengurus Muhammadiyah Cabang Solo Utara periode 1960 – 1970, yang dipimpin oleh Bapak Abdul Manaf yang telah memberikan hak otonomi untuk berdirinya sekolah ini sejak tanggal 1 Januari 1968 merintis berdirinya SLTP Muhammadiyah 4 Surakarta, dengan beberapa guru sebagai pendukungnya antara lain :

  • Bapak Hadi Sunarno
  • Bapak Drs. Abdul Manaf
  • Bapak Hisyam Zaini
  • Bapak Soedjoedi
  • Bapak Kushananto
  • Bapak Miskarto
  • Ibu Sumarmingsih

Sebagai pendukung sarana dan prasarananya diantaranya :

  • Bapak Munawar
  • Bapak Sinab Bintoro
  • Bapak Abdul Karim

Dengan berstunya tekat akhirnya mereka bersama-sama mendirikan SMPMuhammadiyah 2 Surakarta yang berkedudukan di cabang Muhammadiyah Solo Utara. Dan beliau-beliau itulah yang disebut para SMP Muhammadiyah 4 Surakarta pada 1 Januari 1968, yang kemudian pada tanggal 2 Mei 1972 berubah menjadi SMP Muhammadiyah 2 Surakarta sampai sekarang.

Lokasi yang pernah ditempati oleh SMP Muhammadiyah 2 Surakarta ini sejak berdirinya sampai sekarang adalah sebagai berikut :

  • Dirumah Bapak Abdul Rohim yang beralamat Kadipiro rt 04 rw 4 Banjarsari Surakarta sejak tanggal 1 Januari 1968 s/d 16 Januari 1974 ( ± 6 tahun 16 hari).
  • Dirumah Bapak Abu Salam ( sekarang Masjid Nur Huda ) mulai tanggal 16 Januari 1974 s/d 6 Januari 1976 (± 2 tahun 9 hari).

Pinjam gedung impres Bonoloyo mulai tanggal 26 Januari 1976 s/d 1 Maret 1978 (± 2 tahun 65 hari). Saat itu Kepala Sekolah sering mendapatkan surat dari yang berwajib yang datangnya bertubi-tubi untuk meminta agar Kepala Sekolah segera mengembalikan gedung tersebut kepada pemerintah.

Mulai tanggal 11 Maret 1978 SMP Muhammadiyah 2 Surakarta menempati tempatnya sendiri yang beralamat Sekip, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta sampai sekarang.

Pada masa itu kota Surakarta baru ada 4 SMP Muhammadiyah yaitu :

  • SMP Muhammadiyah 1 Simpon, masuk pagi
  • SMP Muhammadiyah 2 Pasar Kliwon, masuk pagi
  • SMP Muhammadiyah 3 Simpon, masuk pagi
  • SMP Muhammadiyah 4 Kadipiro

Seluruh SMP Muhammadiyah tersebut dirintis dan dikelola oleh Muhammadiyah cabang Solo Utara pada masa kakanwil Jateng dijabat oleh Drs. Winarno Hamiseo. Beliau memberikan peraturan sekolah yang masuk siang dan belum punya lokasi sendiri harus bergabung. Maka dari itu mulai tanggal 2 Mei 1972 yang bertepatan hari pendidikan nasional, Majlis Pendidikan Muhammadiyah yang ada 4 SLTP menjadi 2 SLTP yaitu : SMP Muhammadiyah 1 digabung dengan SMP Muhammadiyah 3 dengan nama SMP Muhammadiyah 1 Surakarta, SMP Muhammadiyah 2 digabung dengan SMP Muhammadiyah 4 dengan nama SMP Muhammadiyah 2 Surakarta.